
Sociofund.labs menciptakan ekosistem pembelajaran yang mudah diakses dan terjangkau di mana setiap individu di Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang.
Sociofund.labs didirikan atas prinsip bahwa hambatan finansial tidak boleh mencegah siapa pun dari mengakses pendidikan bahasa berkualitas. Melalui model crowdfunding inovatif kami, kami menciptakan ekosistem di mana siswa dapat belajar dengan biaya jauh lebih rendah dari biaya tradisional.
Pendekatan kami melampaui pendanaan pendidikan tradisional. Kami membangun komunitas di mana pelajar saling mendukung, instruktur dibayar dengan adil, dan semua orang mendapat manfaat dari kesuksesan bersama.
Prinsip-prinsip ini memandu semua yang kami lakukan di Sociofund.
Membuat pendidikan berkualitas tersedia untuk semua orang melalui model crowdfunding kami.
Membangun ekosistem di mana pelajar dan pendidik saling mendukung.
Menjadi pelopor dalam pendekatan baru pendidikan bahasa dan pendanaan.
Mempertahankan standar tinggi dalam desain kurikulum dan kualitas pengajaran.

Pendekatan berbasis ekosistem kami menciptakan lingkungan pembelajaran yang berkelanjutan di mana biaya dibagikan di seluruh komunitas. Siswa berkontribusi sesuai kemampuan mereka, dan dukungan kolektif memastikan semua orang memiliki akses ke instruksi dan materi berkualitas.
Model ini telah memungkinkan kami melayani lebih dari 500 siswa di beberapa kampus Yogyakarta kami, dengan 87% melaporkan peningkatan signifikan dalam kemampuan bahasa mereka dalam periode pertama pembelajaran.
500+
Siswa
87%
Peningkatan
6
Kampus


Sociofund dimulai pada awal 2026 dengan satu ruang kelas di Giwangan Yogyakarta dan visi untuk mendemokratisasi pendidikan bahasa. Apa yang dimulai sebagai eksperimen dalam pembelajaran yang didanai komunitas dengan cepat berkembang menjadi gerakan.
Hari ini, kami mengoperasikan dua kampus, menawarkan delapan program bahasa, dan terus menjadi pelopor dalam cara-cara baru membuat pendidikan dapat diakses. Kesuksesan kami diukur bukan dari keuntungan, tetapi dari jumlah siswa yang mencapai tujuan pembelajaran bahasa mereka.